judul gambar

Kabag Pemerintahan Kaur Rapat Pembahasan Sembilan Desa Mekar dari Desa Induk

Bengkulu Kaur, indonesiadetik.com – Pemerintah Kabupaten Kaur melalui Bagian Pemerintahan melaksanakan rapat pembahasan mengenai rekomendasi desa pesiapan sembilan desa yang mengusulkan mekar dari desa induk, Jum’at (2/12/2022).

Kabag Pemerintahan saat ditemui di ruang bagian Pemerintahan setda Kaur

Kabag Pemerintahan Setda Kaur Bambang Trio Irawan, SSTP, M.Si saat dikonfirmasi usai pelaksanaan rapat mengatakan bahwa rapat yang dilaksanakan tadi membahas tujuh desa persiapan yang proposalnya sudah masuk pada tahun 2021 dan sudah dilakukan verifikasi serta survey lapangan di tahun 2022.

“Dan sekarang bertambah lagi dua desa persiapan dari Kecamatan Muara Sahung yang proposalnya juga masuk tahun 2021 yaitu Desa Ulak Lebar dengan desa persiapan Air Nunung dan Desa Ulak Bandung dengan desa persiapan Sinar Bandung” Kata Bambang.

Baca Juga:  TKSK Kunjungi ODGJ, Kedepan Berharap Stop Pemasungan

Bambang juga mengatakan untuk tahapan selanjutnya ke-sembilan desa tersebut menunggu rekomendasi dari tim pembentuk desa persiapan kabupaten Kaur yang keseluruhan menyetujui untuk ditindak lanjuti menjadi Peraturan Bupati Kaur tentang Pembentukan Desa Persiapan.

“Dari kesepakatan tim desa persiapan, tujuh desa persiapan yang sudah dilakukan verivikasi dan survey diantaranya Desa Kulik Sialang, Desa Datar Selepah, Desa Pematang Salimi, Desa Makmur Jaya dan Desa Mekar Jaya yang berada di kecamatan Nasal, kemudian Pematang Danau dari Kecamatan Maje dan Desa Sido Makmur dari Kecamatan Tetap, termasuk dua desa dari Muara Sahung dilanjutkan ke tahap selanjutnya untuk diterbitkan Peraturan Bupati Kaur” terang Bambang.

 

Setelah perbup dibuat, lanjut Bambang tahapan selanjutnya akan menyampaikan Perbup tersebut ke Pemprov dan menunggu persetujuan, dan apabila sudah di setujui serta dikeluarkan kode register maka akan sah dibentuk desa persiapan.

Baca Juga:  Taman Remaja Yang Dialih Fungsikan.

“Setelah jadi desa persiapan selama kurang lebih tiga tahun baru nanti bisa jadi desa definitif” pungkas Bambang. ( yenny)

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.